Blog Manja adalah blog yang berbagi informasi seputar puisi cinta romantis kata mutiara kesehatan dan kecantikan serta dilengkapi dengan info menarik bagi anda

Cemburu tak hanya milik perempuan

Apakah benar pasangan homoseksual lebih cemburuan dan lebih mengendalikan pasangannya saat bersama dengan kelompok homoseksual lainnya? Mengapa orang sering menganggap bahwa mereka memiliki waktu yang lebih sulit dengan mengendalikan kecenderungan cemburu mereka dan perlu mengontrol pasangannya?
  



 
Ini mungkin ataupun tidak benar untuk pasangan tertentu, namun ada kemungkinan bahwa itu hanya dianggap karena insiden yang terjadi berada dalam lingkungan para kerabat. Dalam satu hal, lingkungan sosial homoseksual biasanya lebih kecil daripada heteroseksual, dan ini adalah fakta bahwa pasangan homoseksual adalah kelompok minoritas. Namun, ada beberapa kecenderungan kecemburuan penting terkait dengan yang pasangan ini tunjukkan.

Sebuah psikologi evolusioner telah dipelajari, pasangan homoseksual dan perilaku mereka telah menjadi daerah yang relatif penting dalam penelitian selama satu dekade terakhir. Yang paling sering dipelajari adalah bagaimana masing-masing pasangan memainkan peran dalam hubungan homoseksual tersebut, dan cenderung mempelajari lebih lanjut bagaimana mereka menunjukkan homoseksualitasnya.

Sebagai contoh adalah dengan pria dan perempuan dalam hubungan ini diasumsikan bahwa salah satu pasangan mengambil peran lebih maskulin dan peran lain yang lebih feminin dalam hubungan tersebut. Pasangan maskulin dapat menjadi lebih cemburu jika terpikir mengenai perselingkuhan dan terjadi kontak fisik dengan orang lain. Pasangan feminin mungkin menjadi lebih cemburu jika mereka merasa pasangannya terlibat secara emosional, dalam hal ini berarti perasaan, dengan orang lain. Kecemburuan yang berkembang dalam hubungan tersebut tidak berarti bahwa ada sesuatu yang lebih dari itu dibandingkan dengan yang terjadi pada pasangan heteroseksual.

Ini hanya kesalahpahaman bahwa para homoseksual menjadi lebih cemburuan dengan pasangan mereka daripada yang pasangan heteroseksual lakukan. Yang mungkin terjadi adalah karena kelompok-kelompok kecil lingkaran sosial ini memiliki kecenderungan seksual yang berbeda dengan para heteroseksual, itu mengapa mereka menerima lebih banyak perhatian.

Sebagai contoh adalah Tiger Woods. Tindakan perselingkuhan dan perbuatannya di depan umum diketahui seluruh dunia. Semua orang tahu Tiger Woods berselingkuh. Kita semua melihat beritanya, membicarakannya, mendebatkan soal itu dan menjadi tertarik dengan apa yang telah Tiger Woods lakukan. Itu sebenarnya tidak berbeda dengan tindakan perselingkuhan lain yang dilakukan di seluruh dunia. Satu-satunya perbedaan adalah bahwa Tiger Woods telah dimasukkan ke dalam kelas yang berbeda, ia adalah “selebriti” dan semua orang ingin mengetahuinya.

Menjadi homoseksual memang tidak menjadikan Anda seorang selebriti, namun tidak bisa dipisahkan dari norma yang berlaku di masyarakat. Ada populasi yang tinggi dari homoseksualitas dan pada dasarnya dapat dilihat seperti Anda melihat sekelompok orang lainnya.

Perempuan gemuk tidak akan membuat lelucon tentang kegemukannya. Mereka mungkin saja tertawa, tapi mungkin mereka bukanlah yang membuat lelucon tersebut. Hal ini dapat dilihat dari rumor kecemburuan homoseksual. Ketika seorang homoseksual sedang cemburu atau bahkan melewati batas dalam tindakan mereka, ini bisa saja menyebabkan sebuah rumor yang berlebihan. Apalagi jika orang tersebut cenderung bersikap kasar atau terlalu cemburuan kepada pasangannya.

Jadi, kecemburuan dalam sebuah hubungan homoseksual tidak jauh berbeda dengan kecemburuan yang terjadi dalam hubungan lainnya. Sikap tersebut kembali lagi kepada masing-masing pribadinya.


Sumber :  http://www.oktomagazine.com



0 comments:

Post a Comment

Silahkan Berkomentar

Followers

Cemburu tak hanya milik perempuan